Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini Cara Mengatasi Anak Tantrum dengan Benar Tepat dan Efektif.

Cara Mengatasi Anak Tantrum dengan Benar Tepat dan Efektif.
gambar ilustrusi oleh nissamaheswary.com

Nissamaheswary.com - Apa itu Tantrum? Sebagian dari kita mungkin sudah tidak asing dengan istilah yang satu ini. Namun, sebagian besar lagi, khususnya bagi mereka yang baru memiliki anak mungkin belum mengenalnya. 

Nah, baik Anda sebagai orang tua yang sudah lama membesarkan anak atau orang tua baru, kalian harus paham dalam situasi apa saja anak bisa bersikap tantrum dan cara mengatasi nya dengan tepat dan efektif.

Tantrum adalah reaksi normal terhadap frustrasi, kemarahan, dan kekecewaan. Para ahli mengatakan bahwa tantrum adalah cara anak mengatasi emosi yang sulit. 

Penanganan tantrum pada anak sebaiknya tidak didasarkan pada cara penanganan tantrumnya melainkan pada apa penyebab terjadinya tantrum tersebut.

Tantrum sendiri memiliki pengertian yakni istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan perilaku atau sikap yang dilakukan anak anak yaitu marah marah atau mengamuk untuk meluapkan emosinya. 

Biasanya anak yang mengalami tantrum akan menangis dengan kencang, melempar barang, sampai dengan berguling guling di lantai. Amukan anak adalah kejadian umum di semua rumah tangga. 

Wajar jika anak-anak mengamuk ketika mereka frustrasi, marah, atau kecewa. Namun, mungkin sulit untuk menanganinya secara tepat dan efektif.

Saat menghadapi masalah seperti ini, Anda mungkin bingung dan khawatir. Cobalah untuk tenang dan lakukan hal hal berikut ini yang bisa mengatasi anak yang tantrum. Silahkan disimak.

Baca Juga: Berikut Ini 5 Situs Belajar Online Gratis Indonesia Terbaik untuk Pelajar.

Sebelum bagaimana cara mengatasi anak tantrum dengan benar, tepat dan efektif, sebelumnya Anda harus tahu beberapa hal-hal masalah penyebab dan asal terjadinya tantrum seperti berikut ini:

  • Apa saja tanda-tanda anak sedang tantrum?
  • Bagaimana seharusnya Anda bereaksi jika anak Anda mengamuk?
  • Apa yang harus Anda lakukan jika anak Anda terus mengamuk meskipun Anda sudah berusaha keras?

1. Apa saja tanda-tAnda anak sedang tantrum?

Anak tantrum bukanlah fenomena baru namun ada banyak tAnda yang harus diwaspadai. Seorang anak mungkin mengamuk karena mereka merasa tidak memiliki kendali. Mereka mungkin juga terlalu lelah untuk menangani situasi atau hanya butuh perhatian.


2. Bagaimana seharusnya Anda bereaksi jika anak Anda mengamuk?

Dr. Harvey Karp merekomendasikan agar orang tua menunggu anak menyelesaikan amukannya sebelum mencoba menenangkannya. Dengan cara ini, Anda menunjukkan kepada anak bahwa mereka mengendalikan diri dan emosi mereka.

Anak-anak bisa membuat frustrasi dan ledakannya bisa membuat Anda kehilangan ketenangan. Tetapi kunci untuk mengelola tantrum bukanlah bereaksi secara agresif, tetapi bereaksi dengan tenang.


Apa yang harus Anda lakukan jika anak Anda terus mengamuk meskipun Anda sudah berusaha keras?

Jika anak Anda mengamuk, penting untuk diingat bahwa mereka hanya berakting dan tidak ada yang salah dengan mereka. Singkirkan perasaan marah atau frustrasi dan cobalah untuk memahami kebutuhan mereka. Apa yang anak Anda coba katakan kepada Anda? Apakah mereka lapar, haus, lelah atau bosan? Apakah ada sesuatu yang mengganggu mereka?


Begini Cara Mengatasi Anak Tantrum dengan Benar Tepat dan Efektif.

1. Mengabaikan Anak.

Terkadang “mengabaikan” bisa menimbulkan hasil yang baik. Salah satu kondisinya adalah pada saat anak sedang tantrum, Anda bisa coba untuk berhenti memberikannya perhatian. 

Namun, ingat tindakan ini hanya bisa dilakukan jika ia tidak berada dalam situasi yang membahayakan dirinya. Pastikan untuk mendiamkan dan meninggalkannya sejenak dalam lingkungan yang aman. Kemudian kembali lagi beberapa waktu kemudian, ketika kemarahannya sudah mereda.


2. Mengatasi Sikapnya yang Agresif.

Biasanya anak yang sedang tantrum akan melakukan beberapa hal yang sifatnya agresif. Contohnya dia bisa memukul, melempar barang, membanting sampai dengan menendang sesuatu. Jika hal itu yang terjadi, orang tua perlu segera bertindak untuk mengatasi sikapnya yang agresif tersebut.

Caranya: coba berikan pengertian bahwa menyakiti orang lain atau merusak barang bukan tindakan yang baik. Serta gunakan kata kata dan intonasi suara yang lembut. 

Baca Juga: Ini Dia Aplikasi Edukasi Anak 2 Tahun Terbaik Bisa Belajar Sambil Bermain.


3. Biarkan Anak Marah.

Terkadang anak yang sedang tantrum hanya butuh untuk melampiaskan amarahnya saja. Setelah itu, dia bisa diam sendiri. Oleh sebab itu, orang tua mungkin bisa membiarkan anak untuk melampiaskan amarahnya selama tidak ada hal hal yang membahayakannya. 

Pastikan cara anak melampiaskan amarahnya tidak dengan merusak, sehingga seraya bertumbuh dewasa, ia akan mampu mengendalikan dirinya dengan lebih baik.


4. Bantu Anak melakukan Hal yang ia tidak bisa lakukan.

Sebenarnya penyebab tantrum bisa sangat sederhana. Contohnya karena anak tidak bisa mengenakan sepatu, atau kegagalan lainnya. Cobalah tanyakan alasannya dengan lembut mengapa ia bertingkah seperti itu. Lalu jika cocok bantulah anak untuk bisa melakukan hal yang tidak dia lakukan tersebut.


5. Jangan Berteriak atau Dimarah.

Yang perlu diingat, anak adalah cerminan dari orang tuanya. Jadi apapun yang Anda lakukan sebagai orang tua bisa ditiru oleh anak Anda. 

Contoh: ketika Anda berterik ketika anak sedang tantrum maka, anak kemungkinan akan ikut teriak supaya bisa menyamai volume suara Anda. Hal ini bisa dia lakukan supaya bisa terlibat dalam komunikasi yang setara dengan orang tuanya tersebut.

Uraian diatas adalah informasi selengkapnya yang membahas tentang cara mengatasi anak tantrum dengan tepat dan efektif yang perlu orang tua ketahui. 

Sebenarnya kondisi ini wajar pada masa pertumbuhan si kecil, khususnya ketika mereka masih usia di bawah 5 tahun. Hal ini terjadi karena ada sesuatu yang mengusik mereka, mungkin karena lelah atau lapar. 

Berupayalah lebih sabar dan lakukan langkah langkah penanganan diatas. Semoga bermanfaat.